Perangkap Tikus

Sebuah kisah inspirasi dari cerita rekaan yang melibatkan hewan tikus,ayam,kambing dan ular dan sang pemilik rumah,semoga dengan kisah sederhana ini semakin memperkaya kita dalam menyikapi sesuatu.Oke,langsung kita simak cerita berikut ini.

Sepasang suami dan istri petani pulang kerumah setelah berbelanja.Ketika mereka membuka barang belanjaan,seekor tikur memperhatikan dengan seksama sambil menggumam "hmm...makanan apa lagi yang dibawa mereka dari pasar?"

Ternyata,salah satu yang dibeli oleh petani ini adalah perangkap tikus.Sang tikus kaget bukan kepalang.Ia segera berlari menuju kandang dan berteriak," Ada perangkap tikus di rumah,di rumah sekarang ada perangkap tikus"

Ia mendatangi ayam dan berteriak "ada perangkap tikus"
Sang ayam berkata,"Tuan tikus,aku turut bersedih,tapi itu tidak berpengaruh terhadap diriku."

Sang tikus lalu pergi menemui seekor kambing sambil berteriak.
Sang kambing pun berkata "Aku turut bersimpati,tapi tidak ada yang bisa aku lakukan."

Tikus lalu menemui sapi.Ia mendapat jawaban sama."Maafkan aku.Tapi perangkap tikus tidak berbahaya buat aku sama sekali."

Ia lalu lari ke hutan dan bertemu ular.Sang ular berkata,"Ahhh,perangkap Tikus yang kecil tidak akan mencelakai aku."

Akhirnya Sang Tikus kembali kerumah dengan pasrah,mengetahui kalau ia akan menghadapi bahaya sendiri.

Suatu malam,pemilik rumah terbangun mendengar suara keras perangkap tikusnya berbunyi,menandakan telah memakan korban.Ketika melihat perangkap tikusnya,ternyata seekor ular berbisa.Buntut ular yang terperangkap membuat ular semakin ganas dan menyerang istri pemilik rumah.Walaupun sang suami sempat membunuh ular berbisa tersebut,sang istri tidak sempat diselamatkan.

Sang suami harus membawa istrinya kerumah sakit dan kemudian istrinya sudah boleh pulang namun beberapa hari kemudian istrinya tetap demam.Ia lalu minta dibuatkan sop cakar ayam oleh suaminya.(kita semua tau,sop cakar ayam sangat bermanfaat buat mengurangi demam). Suaminya dengan segera menyembelih ayamnya untuk dimasak cakarnya.

Beberapa hari kemudian sakitnya tidak kunjung reda.Seorang teman menyarankan untuk makan hati kambing. Ia lalu menyembelih kambingnya untuk mengambil hatinya.Masih,istrinya tidak sembuh-sembuh dan akhirnya meninggal dunia.

Banyak sekali orang datang pada saat pemakaman.Sehingga sang petani harus menyembelih sapinya untuk memberi makan orang-orang yang melayat.

Dari kejauhan Sang tikus menatap dengan penuh kesedihan.Beberapa hari kemudian ia melihat perangkap tikus tersebut sudah tidak digunakan lagi.

Apa moral cerita dari kisah sederhana di atas,...silahkan di share kawan?
by Motivasipedia | 0 komentar | Read More

Nilai Seikat Kembang

Seorang pria turun dari sebuah mobil mewah yang diparkir di depan kuburan umum.Pria itu berjalan menuju pos penjaga kuburan.Setelah memberi salam,pria yang ternyata adalah sopir itu pun berkata,
"Pak,maukah Anda menemui wanita yang ada di mobil itu?Tolonglah Pak,karena para dokter mengatakan sebentar lagi beliau akan meninggal"

Penjaga kuburan itu menganggukkan kepalanya tanda setuju dan ia segera berjalan di belakang sopir itu.Seorang wanita lemah dan berwajah sedih membuka pintu mobilnya dan berusaha tersenyum kepada penjaga kuburan itu sambil berkata," Saya Ny.Steven.Saya yang selama ini mengirim uang setiap dua minggu sekali kepada Anda.Saya mengirim uang itu agar Anda dapat membeli seikat kembang dan menaruhnya di atas makam anak saya.Saya datang untuk berterima kasih atas kesediaan dan kebaikan hati Anda.Saya ingin memanfaatkan sisa hidup saya untuk berterima kasih kepada orang-orang yang telah menolong saya."

"O, jadi Nyonya yang selalu mengirim uang itu? Nyonya,sebelumnya saya minta maaf kepada Anda.Memang uang yang Nyonya kirimkan itu selalu saya belikan seikat kembang,tetapi saya tidak pernah menaruh kembang itu di pusara anak Anda",jawab pria itu.

"Apa, maaf?" tanya wanita itu dengan gusar.

"Ya, Nyonya. Saya tidak menaruh kembang itu di sana karena menurut saya,orang mati tidak akan pernah melihat keindahan seikat kembang.

Karena itu setiap kembang yang saya beli,saya berikan kepada mereka yang ada di rumah sakit,orang miskin yang saya jumpai,atau mereka yang sedang bersedih.Orang-orang yang demikian masih hidup,sehingga mereka dapat menikmati keindahan dan keharuman kembang-kembang itu,Nyonya," jawab pria itu.
Wanita itu terdiam,kemudian ia mengisyaratkan agar sopirnya segera pergi.

Tiga bulan kemudian, seorang wanita cantik turun dari mobilnya dan berjalan dengan anggun ke arah pos
penjaga kuburan.

"Selamat pagi.Apakah Anda masih ingat saya?Saya Ny.Steven.Saya datang untuk berterima kasih atas
nasihat yang Anda berikan beberapa bulan yang lalu.Anda benar bahwa memperhatikan dan membahagiakan
mereka yang masih hidup jauh lebih berguna daripada meratapi mereka yang sudah meninggal.

Ketika saya secara langsung mengantarkan kembang-kembang itu ke rumah sakit atau panti jompo,kembang-kembang itu tidak hanya membuat mereka bahagia,tetapi saya juga turut bahagia.

Sampai saat ini para dokter tidak tahu mengapa saya bisa sembuh,tetapi saya benar-benar yakin bahwa
sukacita dan pengharapan adalah obat yang memulihkan saya!"

Jangan pernah mengasihani diri sendiri,karena mengasihani diri sendiri akan membuat kita terperangkap di kubangan kesedihan.Ada prinsip yang mungkin kita tahu,tetapi sering kita lupakan,yaitu dengan menolong orang lain sesungguhnya kita menolong diri sendiri.
by Motivasipedia | 0 komentar | Read More

Pohon yg kehilangan rohnya

Kali ini, saya ingin bercerita tentang salah satu kebiasaan yang ditemui pada penduduk yang tinggal di sekitar kepulauan Solomon, yang letaknya di Pasifik Selatan.Nah,penduduk primitif yang tinggal di sana punya sebuah kebiasaan yang menarik yakni meneriaki pohon. Untuk apa?Kebisaan ini ternyata mereka lakukan apabila terdapat pohon dengan akar-akar yang sangat kuat dan sulit untuk dipotong dengan kapak.

Inilah yang mereka lakukan,jadi tujuannya supaya pohon itu mati.Caranya adalah,beberapa penduduk yang lebih kuat dan berani akan memanjat hingga ke atas pohon itu.

Lalu,ketika sampai di atas pohon itu bersama dengan penduduk yang ada di bawah pohon,mereka akan berteriak sekuat-kuatnya kepada pohon itu.Mereka lakukan teriakan berjam-jam,selama kurang lebih empat puluh hari.

Dan,apa yang terjadi sungguh menakjubkan.Pohon yang diteriaki itu perlahan-lahan daunnya akan mulai mengering.Setelah itu dahan-dahannya juga akan mulai rontok dan perlahan-lahan pohon itu akan mati dan mudah ditumbangkan.

Kalau kita perhatikan apa yang dilakukan oleh penduduk primitif ini sungguhlah aneh.Namun kita bisa belajar satu hal dari mereka.Mereka telah membuktikan bahwa teriakan-teriakan yang dilakukan terhadap mahkluk hidup tertentu seperti pohon akan menyebabkan benda tersebut kehilangan rohnya.

Akibatnya,dalam waktu panjang,makhluk hidup itu akan mati.Nah sekarang, apakah yang bisa kita pelajari dari kebiasaan penduduk primitif di kepulauan Solomon ini ? O,sangat berharga sekali! Yang jelas, ingatlah baik-baik bahwa setiap kali Anda berteriak kepada mahkluk hidup tertentu maka berarti Anda sedang mematikan rohnya.

Pernahkah Anda berteriak pada anak Anda ?
Ayo cepat !
Dasar leletan?
Bego banget sih.
Hitungan mudah begitu aja nggak bisa dikerjakan?
Ayo, jangan main-main disini.
Berisik !
Bising !?

Atau,mungkin Anda pun berteriak balik kepada pasangan hidup Anda karena Anda merasa sakit hati?
Cuih! Saya nyesal kawin dengan orang seperti kamu tahu nggak!Iii!Bodoh banget jadi laki nggak bisa apa-apa !Aduh.Perempuan kampungan banget sih !?

Atau, bisa seorang guru berteriak pada anak didiknya?
E, tolol. Soal mudah begitu aja nggak bisa. Kapan kamu mulai akan jadi pinter?

Atau seorang atasan berteriak pada bawahannya saat merasa kesal? E tahu ngak?Karyawan kayak kamu tuh kalo pergi aku kagak bakal nyesel.Ada banyak yang bisa gantiin kamu?Sial ! Kerja gini nggak becus Ngapain gue gaji elu?

Ingatlah!Setiap kali Anda berteriak pada seseorang karena merasa jengkel, marah, terhina, terluka ingatlah dengan apa yang diajarkan oleh penduduk kepulauan Solomon ini. Mereka mengajari kita bahwa setiap kali kita mulai berteriak, kita mulai mematikan roh pada orang yang kita cintai.

Kita juga mematikan roh yang mempertautkan hubungan kita.Teriakan-teriakan,yang kita keluarkan karena emosi-emosi kita perlahan-lahan, pada akhirnya akan membunuh roh yang telah melekatkan hubungan kita. Jadi,ketika masih ada kesempatan untuk berbicara baik-baik,cobalah untukmendiskusikan mengenai apa yang Anda harapkan.

Coba kita perhatikan dalam kehidupan kita sehari-hari.Teriakan,hanya kita berikan tatkala kita bicara dengan orang yang jauh jaraknya, bukan ? Nah, tahukah Anda mengapa orang yang marah dan emosional, mengunakan teriakan-teriakan padahal jarak mereka hanya beberapa belas centimeter.

Mudah menjelaskannya.Pada realitanya,meskipun secara fisik mereka dekat tapi sebenarnya hati mereka begitu jauh.Itulah sebabnya mereka harus saling berteriak!Selain itu,dengan berteriak,tanpa sadar mereka pun mulai berusaha melukai serta mematikan roh orang yang dimarahi kerena perasaan-perasaan dendam,benci atau kemarahan yang dimiliki.

Kita berteriak karena kita ingin melukai,kita ingin membalas.Jadi mulai sekarang ingatlah selalu. Jika kita tetap ingin roh pada orang yang kita sayangi tetap tumbuh,berkembang dan tidak mati, janganlah menggunakan teriakan-teriakan.Tapi,sebaliknya apabila Anda ingin segera membunuh roh orang lain ataupun roh hubungan Anda,selalulah berteriak.Hanya ada 2 kemungkinan balasan yang Anda akan terima.Anda akan semakin dijauhi.Ataupun Anda akan mendapatkan teriakan balik,sebagai balasannya.

Saatnya sekarang,kita coba ciptakan kehidupan yang damai,tanpa harus berteriak-teriak untuk mencapai tujuan kita.
by Motivasipedia | 0 komentar | Read More

CERITA BIJAK : Tujuh kali Empat

"Tujuh kali empat adalah dua puluh tujuh" :Kata pria pertama
"Tujuh kali empat adalah dua puluh delapan" :Kata pria kedua

Kedua orang itupun berterngkar sampai menjadi jengkel lalu berkelahi,dan dibawa menemui hakim setempat yang memerintahkan agar orang yang kedua dipenjara.

Orang itu berteriak memprotes.“Kamu sangat bodoh”,kata hakim dengan tenangnya,“sampai mau bertengkar dengan seorang yang dengan tololnya mengatakan bahwa tujuh kali empat adalah dua puluh tujuh.Bukankah kamu yang seharusnya dihukum?”

Orang itu pada akhirnya mengangguk setuju dan mengakui bahwa hakim benar.

Moral Cerita:
Diam adalah emas,ketika tidak ada gunanya berargumentasi.Jika orang kedua itu rasional,dia mungkin tidak jatuh kedalam kesulitan karena menanggapi orang bodoh yang serius.Tetapi dalam hal ini,hukuman orang yang pertama akan lebih buruk dibandingkan yang kedua karena dia tidak pernah mengetahui bahwa dia salah

sumber: buku cerita Cina
by Motivasipedia | 1 komentar | Read More

Semangkuk Mie

Pada malam itu,Ana bertengkar dengan ibunya.Karena sangat marah,Ana segera meninggalkan rumah tanpa membawa apapun.Saat berjalan di suatu jalan,ia baru menyadari bahwa ia sama sekali tidak membawa uang.

Saat menyusuri sebuah jalan,ia melewati sebuah kedai bakmi dan ia mencium harumnya aroma masakan.Ia ingin sekali memesan semangkuk bakmi,tetapi ia tidak mempunyai uang.

Pemilik kedai melihat Ana berdiri cukup lama di depan kedainya, lalu berkata: “Nona,apakah engkau ingin memesan semangkuk bakmi?”

“Ya,tetapi,aku tidak membawa uang” jawab Ana dengan malu-malu.

“Tidak apa-apa,aku akan mentraktirmu”jawab si pemilik kedai.“Silakan duduk,aku akan memasakkan bakmi untukmu”.

Tidak lama kemudian,pemilik kedai itu mengantarkan semangkuk bakmi.Ana segera makan beberapa suap,kemudian air matanya mulai berlinang.

“Ada apa nona?”tanya si pemilik kedai.

“Tidak apa-apa”aku hanya terharu jawab Ana sambil mengeringkan air matanya.

“Bahkan,seorang yang baru kukenal pun memberi aku semangkuk bakmi ! Tetapi… ibuku sendiri,setelah bertengkar denganku,mengusirku dari rumah dan mengatakan kepadaku agar jangan kembali lagi.Kau,seorang yang baru kukenal,tetapi begitu peduli denganku dibandingkan dengan ibu kandungku sendiri” katanya kepada pemilik kedai.

Pemilik kedai itu setelah mendengar perkataan Ana,menarik nafas panjang lalu berkata:
“Nona,mengapa kau berpikir seperti itu?Renungkanlah hal ini,aku hanya memberimu semangkuk bakmi dan kau begitu terharu.Ibumu telah memasak bakmi dan nasi untukmu saat kau kecil sampai saat ini,mengapa kau tidak berterima kasih kepadanya?Dan kau malah bertengkar dengannya.”

Ana terhenyak mendengar hal tersebut.

“Mengapa aku tidak berpikir tentang hal itu? Untuk semangkuk bakmi dari orang yang baru kukenal,aku begitu berterima kasih.Tetapi kepada ibuku yg memasak untukku selama bertahun-tahun,aku bahkan tidak memperlihatkan kepedulianku kepadanya.Dan hanya karena persoalan sepele,aku bertengkar dengannya.

Ana segera menghabiskan bakminya, lalu ia menguatkan dirinya untuk segera pulang ke rumahnya.Saat berjalan ke rumah,ia memikirkan kata-kata yg harus diucapkan kepada ibunya.

Begitu sampai di ambang pintu rumah,ia melihat ibunya berwajah letih dan cemas.Ketika bertemu dengan Ana, kalimat pertama yang keluar dari mulutnya adalah

“Ana,kau sudah pulang.Cepat masuklah,Ibu telah menyiapkan makan malam.Makanlah dahulu sebelum kau tidur.Makanan akan dingin jika kau tidak memakannya sekarang”

Pada saat itu Ana tidak dapat menahan tangisnya.Ia pun menangis di pelukan ibunya.

Sekali waktu,kita mungkin akan sangat berterima kasih kepada orang lain di sekitar kita untuk suatu pertolongan kecil yang diberikan kepada kita.Tetapi kepada orang yang sangat dekat dengan kita,khususnya orang tua kita,kita harus ingat bahwa kita berterima kasih kepada mereka seumur hidup kita.
by Motivasipedia | 0 komentar | Read More

Prinsip Hidup Sederhana Warren Buffet

Warren Buffet,salah satu orang terkaya didunia saat ini,pada tahun 2006 telah menyumbang $ 31 milyar untuk kegiatan sosial kepada yayasan Bill and Melinda Gates Foundation.Saat ini menurut Forbes kekayaannya mencapai $68 milyar ($68 Billion)


"Hasil wawancara dengan CNBC"

1.Pertama kali dia membeli saham investasi pada usia 11 tahun dan dia katakan itu sudah terlambat!

"Ajarkanlah anak – anak anda berinvestasi sejak dini"

2.Dia membeli sebuah ladang kecil pada usia 14 tahun dari hasil mengantar koran.Sesuatu bisa dibeli dengan sedikit tabungan
"Ajarkanlah anak – anak anda untuk memulai sebuah bisnis"

3.Dia tetap tinggal dirumahnya yang kecil berkamar tiga yang ia tempati sejak menikah 50 tahun yang lalu.Dia katakan:saya memiliki segalanya dirumah ini.
"Jangan membeli sesuatu yang tidak benar – benar anda butuhkan,dan ajarkanlah anak anda berpikir demikian"

4. Dia menyetir sendiri mobilnya kemana saja dia ingin pergi dan dia tidak membutuhkan sopir pribadi maupun bodyguard.Jadilah dirimu sendiri

5.Dia tidak pernah mengendarai jet pribadinya,meskipun ia memiliki perusahaan jet terbesar didunia.
Selalu berpikirlah cukup dengan apa yang kau miliki.

6.Perusahaannya,Berkshire Hathaway,memiliki 63 anak perusahaan.Dia hanya menulis 1 surat tiap tahun untuk para CEOnya,memberikan mereka target tahun tersebut.Dia tidak pernah mengadakan rapat atau memanggil mereka.
Letakkankan orang yang tepat pada posisinya

7.Dia hanya membuat 2 peraturan untuk CEOnya
1:Jangan habiskan uang pemegang saham
2:Jangan lupa peraturan no.1
Buatlah suatu target dan buat mereka fokus dengan target tersebut
8.Dia tidak memiliki pergaulan kelas atas.Dia menghabiskan waktunya makan popcorn dan menonton TV dirumah.Jangan mencoba untuk pamer,jadilah diri sendiri

9.Warren Buffet tidak membawa handphone dan tidak memiliki komputer dimejanya.

10.Bill Gates,orang terkaya no.1 5 tahun yang lalu mengadakan janji temu dengan Warren Buffet.Dia merancang pertemuan untuk 30 menit saja,tapi dia menghabiskan 10 jam untuk belajar menjadi seperti Warren Buffet

11.Nasehatnya untuk anak – anak muda:



"Jauhkan dirimu dari pinjaman bank atau kartu kredit dan berivestasilah dengan apa yang kau miliki serta ingat:Uang tidak menciptakan manusia,manusialah yang menciptakan uang.
Hiduplah sederhana sebagaimana dirimu sendiri.

Jangan melakukan apapun yang dikatakan orang,dengarkan mereka,tapi lakukan apa yang baik saja.

Jangan memakai merk,pakailah yang benar – benar nyaman untukmu.
Jangan habiskan uang untuk hal–hal yang tidak benar – benar penting.
Jika itu telah berhasil dalam hidupmu,berbagilah dan ajarkanlah

"Orang yang berbahagia bukanlah orang yang hebat dalam segala hal,tapi orang yang bisa menemukan hal sederhana dalam hidupnya"
by Motivasipedia | 0 komentar | Read More

Semangkuk Nasi Putih

Based on True story

Pada sebuah senja dua puluh tahun yang lalu, terdapat seorang pemuda yang kelihatannya seperti seorang mahasiswa berjalan mondar mandir didepan sebuah
rumah makan cepat saji di kota metropolitan,menunggu sampai tamu direstoran sudah agak sepi,dengan sifat yang segan dan malu-malu dia masuk kedalam restoran tersebut.

"Tolong sajikan saya semangkuk nasi putih."Dengan kepala menunduk pemuda ini berkata kepada pemilik rumah makan.

Sepasang suami istri muda pemilik rumah makan, memperhatikan pemuda ini hanya meminta semangkuk nasi putih dan tidak memesan lauk apapun,lalu menghidangkan semangkuk penuh nasi putih untuknya.

Ketika pemuda ini menerima nasi putih dan sedang membayar berkata dengan pelan:"dapatkah menyiram sedikit kuah sayur diatas nasi saya."

Istri pemilik rumah makan berkata sambil tersenyum:"Ambil saja apa yang engkau suka,tidak perlu bayar!"
Sebelum habis makan,pemuda ini berpikir:"kuah sayur gratis."Lalu memesan semangkuk lagi nasi putih.

"Semangkuk tidak cukup anak muda,kali ini saya akan berikan lebih banyak lagi nasinya."Dengan tersenyum ramah pemilik rumah makan berkata kepada pemuda ini.

"Bukan,saya akan membawa pulang,besok akan membawa ke sekolah sebagai makan siang saya !"

Mendengar perkataan pemuda ini,pemilik rumah makan berpikir pemuda ini tentu dari keluarga miskin diluar kota,demi menuntut ilmu datang kekota,mencari uang sendiri untuk sekolah,kesulitan dalam keuangan itu sudah pasti.

Berpikir sampai disitu pemilik rumah makan lalu menaruh sepotong daging dan sebutir telur disembunyikan dibawah nasi,kemudian membungkus nasi tersebut sepintas terlihat hanya sebungkus nasi putih saja dan memberikan kepada pemuda ini.

Melihat perbuatannya,istrinya mengetahui suaminya sedang membantu pemuda ini,hanya dia tidak mengerti,kenapa daging dan telur disembunyikan dibawah nasi?

Suaminya kemudian membisik kepadanya :
"Jika pemuda ini melihat kita menaruh lauk dinasinya dia tentu akan merasa bahwa kita bersedekah kepadanya,harga dirinya pasti akan tersinggung lain kali dia tidak akan datang lagi,jika dia ketempat lain hanya membeli semangkuk nasi putih,mana ada gizi untuk bersekolah."

"Engkau sungguh baik hati,sudah menolong orang masih menjaga harga dirinya."
"Jika saya tidak baik,apakah engkau akan menjadi istriku ?"

Sepasang suami istri muda ini merasa gembira dapat membantu orang lain.
"Terima kasih,saya sudah selesai makan."Pemuda ini pamit kepada mereka.

Ketika dia mengambil bungkusan nasinya,dia membalikan badan melihat dengan pandangan mata berterima kasih kepada mereka.

"Besok singgah lagi,engkau harus tetap bersemangat !"

katanya sambil melambaikan tangan,dalam perkataannya bermaksud mengundang
pemuda ini besok jangan segan-segan datang lagi.

Sepasang mata pemuda ini berkaca-kaca terharu,mulai saat itu setiap sore pemuda ini singgah kerumah makan mereka,sama seperti biasa setiap hari hanya memakan semangkuk nasi putih dan membawa pulang sebungkus untuk bekal keesokan hari.

Sudah pasti nasi yang dibawa pulang setiap hari terdapat lauk berbeda yang tersembunyi setiap hari,sampai pemuda ini tamat,selama 20 tahun pemuda ini tidak pernah muncul lagi.

Pada suatu hari,ketika suami ini sudah berumur 50 tahun lebih,pemerintah melayangkan sebuah surat bahwa rumah makan mereka harus digusur,tiba-tiba kehilangan mata pencaharian dan mengingat anak mereka yang disekolahkan diluar negeri yang perlu biaya setiap bulan membuat suami istri ini berpelukan menangis dengan panik.

Pada saat ini masuk seorang pemuda yang memakai pakaian bermerek kelihatannya seperti direktur dari kantor bonafid.

"Apa kabar?saya adalah wakil direktur dari sebuah perusahaan,saya diperintah oleh direktur kami mengundang kalian membuka kantin di perusahaan kami,perusahaan kami telah menyediakan semuanya kalian hanya perlu membawa koki dan keahlian kalian kesana,keuntungannya akan dibagi 2 dengan perusahaan."

"Siapakah direktur diperusahaan kamu ?,mengapa begitu baik terhadap kami?saya tidak ingat mengenal seorang yang begitu mulia!" sepasang suami istri ini berkata dengan terheran.

"Kalian adalah penolong dan kawan baik direktur kami,direktur kami paling suka makan telur dan dendeng buatan kalian,hanya itu yang saya tahu,yang lain setelah kalian bertemu dengannya dapat bertanya kepadanya."

Akhirnya,pemuda yang hanya memakan semangkuk nasi putih ini muncul,setelah bersusah payah selama 20 tahun akhirnya pemuda ini dapat membangun kerajaaan bisnisnya dan sekarang menjadi seorang direktur yang sukses untuk kerajaan bisnisnya.

Dia merasa kesuksesan pada saat ini adalah berkat bantuan sepasang suami istri ini,jika mereka tidak membantunya dia tidak mungkin akan dapat menyelesaikan kuliahnya dan menjadi sesukses sekarang.

Setelah berbincang-bincang,suami istri ini pamit hendak meninggalkan kantornya.

Pemuda ini berdiri dari kursi direkturnya dan dengan membungkuk dalam-dalam berkata kepada mereka :"bersemangat ya!dikemudian hari perusahaan tergantung kepada kalian,sampai bertemu besok!"

Kebaikan hati dan balas budi selamanya dalam kehidupan manusia adalah suatu perbuatan indah dan yang paling mengharukan.
by Motivasipedia | 0 komentar | Read More